Tampilkan postingan dengan label pasar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pasar. Tampilkan semua postingan

Rabu, Juni 17, 2020

,

Info Travel - Adakah di antara kamu yang sedang berencana traveling ke Kepulauan Derawan? Jika iya, pastikan kamu menyisihkan banyak waktu untuk mengeksplorasi pulau Maratua, salah satu pulau yang menjadi bagian kepulauan di timur Kalimantan tersebut.

Pulau yang berada di Laut Sulawesi dan merupakan wilayah Kabupaten Berau, Kaltim ini menyimpan potensi bawah laut yang luar biasa cantik, lho. Sehingga gak heran kalau Maratua digadang-gadang sebagai salah satu surga penyelam terbaik di Indonesia.

Mau tahu gimana potret cantik pulau Maratua yang eksotis ini? Simak ulasan lengkapnya berikut, yuk!

1. Pulau Maratua dapat ditempuh dengan satu jam perjalanan dari pulau Derawan


Mencapai pulau Maratua tidaklah sulit. Kamu tinggal menyewa speed boat di pulau Derawan. Pulau Derawan sendiri merupakan pulau yang sering jadi home base para wisatawan yang ingin island hoping ke pulau-pulau di perairan Kepulauan Derawan, seperti pulau Maratua, pulau Kakaban, dan pulau Sangalaki.

Dari pulau Derawan, kamu membutuhkan waktu sekitar 50 menit hingga satu jam perjalanan laut untuk mencapai pulau Maratua. Jika cuaca sedang cerah, laut lepas yang berpadu dengan langit biru dan gumpalan awan putih bakal jadi pemandangan mengagumkan sepanjang perjalanan.

2. Pulau Maratua menawarkan banyak pilihan resort mewah


Meski pulau Derawan sering dijadikan home base para wisatawan yang berlibur ke kepulauan Derawan, gak sedikit pula yang memilih pulau Maratua sebagai tempat menginap mereka. Pasalnya, pulau Maratua menawarkan beberapa pilihan resort mewah di tepi pantai dengan view laut lepas yang menakjubkan.

Sebutlah Green Nirvana Maratua Resort, Noah Maratua Resort, Maratua Paradise Resort, dan Pratasaba Resort. Masing-masing menyediakan kamar untuk dua orang, namun ada pula resort yang menawarkan villa yang bisa menampung hingga 10 orang. Cocok banget buat kamu yang bawa rombongan.

Tarif per kamar per malam-nya bervariasi, yaitu mulai dari Rp1,2 jutaan, tergantung resort mana yang ingin kamu pilih dan jenis kamarnya. Tertarik menginap di resort mewah Maratua?

3. Laut lepas di sekitar pulau Maratua adalah surga penyelam yang menawan


Jika kamu gemar diving, maka pulau Maratua adalah destinasi tepat untuk melepas rindu pada kecantikan alam bawah laut. Perairannya yang berwarna pirus menjadi habitat beragam jenis spesies ikan, penyu, belut, terumbu karang, dan fauna laut lainnya.

Setidaknya ada 21 pilihan dive sites yang bisa kamu kunjungi di perairan pulau Maratua. Beberapa di antaranya yaitu Coral Garden, Turtle Traffic, South Face, Sponge Reef, House Reef, Mid Reef, Fuselier Paradise, dan East Wall.

Namun, jangan khawatir bagi kamu yang belum punya diving license. Kamu masih bisa menikmati pesona bawah laut pulau Maratua dengan snorkeling. Tarif sewa peralatannya sekitar Rp40 ribu saja.

4. Kamu bisa uji adrenalin dengan menyelam di Goa Halo Tabung


Masih ada satu spot lagi di pulau Maratua yang pantang kamu lewatkan, yaitu bernama Goa Halo Tabung. Alih-alih berbentuk gua pada umumnya, Goa Halo Tabung rupanya lebih mirip danau berbentuk seperti tabung yang dikelilingi tebing.

Wisata tersembunyi ini bisa ditempuh selama kurang lebih 20 menit menggunakan speed boat dari dermaga utama pulau Maratua. Namun, dari loket penjualan tiket, kamu masih harus trekking sejauh sekitar 50 meter menembus hutan untuk benar-benar tiba di lokasi Goa Halo Tabung.

Di spot ini, kamu bisa menguji adrenalin dengan melompat dari tebing yang mengelilingi gua setinggi kurang lebih 5 meter dan menyelam ke dalamnya. Goa Halo Tabung sendiri konon memiliki kedalaman mencapai 35-40 meter. Yang unik, meski di dalam hutan, air di Goa Halo Tabung ternyata rasanya asin, lho.

5. Sunset di pulau Maratua adalah salah satu yang terbaik


Gak akan lengkap mengunjungi pulau Maratua tanpa sempat menyaksikan keindahan sunset-nya. Dari dermaga pulau atau dari resort tempat kamu menginap, kamu harus berburu senja di Maratua karena pesonanya bak lukisan. Lampu-lampu temaram di sekitar pantai makin menambah syahdu suasana. Duh, makin gak pengin pulang, deh.

Nah, itulah beberapa potret cantik pulau Maratua di timur Kalimantan. Cuma lihat fotonya saja pasti gak akan puas. Makanya, segera bikin agenda untuk liburan ke sana, yuk!

Jumat, Juni 12, 2020

,

Info Travel - Seperti halnya Indonesia, wisata di Thailand juga menawarkan banyak sekali candi yang worthy untuk dikunjungi. Tepatnya di kota Ayutthaya yang terletak 80 kilometer di utara kota Bangkok, kamu bakal disuguhi wisata sejarah candi Buddha dengan segala keistimewaannya.


Nah, kalau kamu suka menjelajah candi dan Ayutthaya menjadi destinasi liburanmu saat ke Thailand, maka lima candi berikut wajib masuk bucket list-mu. Simak baik-baik dan jangan lupa bookmark artikel ini, ya!

1. Wat Phanan Choeng Worawihan


Candi pertama yang bisa kamu kunjungi adalah Wat Phanan Choeng Worawihan. Candi ini terletak di sisi timur sungai Chao Phraya dan didirikan pada abad ke-14. Atraksi utama Wat Phanan Choeng Worawihan adalah patung Buddha bernama Luang Pho Tho yang memiliki tinggi mencapai 19 meter.

Saat mengunjungi Wat Phanan Choeng Worawihan, pastikan kamu memerhatikan larangan menginjak area di sekitar patung Budha tadi.

2. Wat Maha That


Selanjutnya adalah Wat Maha That, sebuah candi dengan kuil yang paling banyak dikunjungi wisatawan di Ayutthaya. Daya tarik Wat Maha That terletak pada sebuah patung kepala Buddha yang tertanam di sela-sela akar pohon banyan.

Sayangnya, Wat Maha That hanyalah sebagian dari keseluruhan bangunan candi yang didirikan pada tahun 1374. Sebab di tahun 1767, kerajaan Burma sempat memporak-porandakan Ayutthaya dan membakar Wat Maha That.

3. Wat Yai Chai Mongkhon


Dari Wat Maha That, beralihlah ke komplek candi berikutnya, yaitu Wat Yai Chai Mongkhon. Meski area komplek candi gak seluas candi-candi lainnya, namun ada satu hal menarik yang menjadikan Wat Yai Chai Mongkhon tersohor, yakni keberadaan reclining Buddha atau patung Buddha yang sedang berbaring.

Panjangnya sekitar 7 meter dan dibalut dengan jubah safron berwarna oranye. Patungnya sendiri dibangun menghadap ke timur dan sering disebut sebagai Wihan Phra Phuttha Saiyat.

Selain patung reclining Buddha, adanya stupa berukuran besar dan tinggi di Wat Yai Chai Mongkhon juga menjadi ciri khas komplek ini dan merupakan landmark Ayutthaya.

4. Wat Phra Si Sanphet


Dikenal sebagai candi paling suci di Ayutthaya, komplek Wat Phra Si Sanphet adalah bucket list selanjutnya. Kecantikan Wat Phra Si Sanphet terletak pada deretan tiga buah chedi atau stupa berbentuk lonceng berukuran besar.

Lokasi Wat Phra Si Sanphet berada di dalam Royal Palace. Kabarnya, komplek Wat Phra Si Sanphet menjadi kuil percontohan untuk pembangunan Kuil Emerald Buddha di Bangkok.

5. Wat Chaiwatthanaram

Terakhir adalah Wat Chai Watthanaram, candi di Ayutthaya yang letaknya berada di sisi barat sungai Chao Phraya. Candi ini menjadi destinasi favorit pengunjung karena kecantikan konstruksinya. Wat Chai Watthanaram memiliki 8 chedi yang mengelilingi bangunan utama bergaya Khmer.

Jika kamu datang saat sunset menjelang, kamu berkesempatan menikmati bangunan candi yang bercahaya disinari lembutnya sinar mentari senja. Mau?

Itulah tadi lima candi paling cantik di Ayutthaya, Thailand yang worthy banget untuk kamu kunjungi. Luangkan waktu dari pagi sampai sore biar kamu bisa mendatangi semua. Selamat berlibur!

Jumat, Mei 22, 2020

,

InfoTravel - Salah satu provinsi di bagian timur Indonesia ini memiliki banyak destinasi wisata yang tak kalah indah dari daerah lain. Salah satu kelebihannya adalah alam yang masih terasa sangat alami nan eksotis. Jadi, bagi kamu sedang yang berencana travelling atau sekadar liburan, Sulawesi Selatan bisa jadi pilihan.

Berikut beberapa rekomendasi pulau di Sulawesi Selatan yang bisa masuk list tur wisatamu. Apa aja? Yuk simak.

1. Pulau Sembilan



Jika kamu ingin ke Kabupaten Sinjai, gak ada salahnya mengunjungi Pulau Sembilan. Ya, pulau yang juga merupakan kecamatan ini merupakan kawasan yang terdiri atas gugusan 9 pulau. Adapun 9 pulau diberi nama lagi, yaitu Pulau Lare-area, Pulau Batanglampe, Pulau Katingodang, Pulau Kanalo I dan II, Pulau Burunglo'e, Pulau Liang Ilang, Pulau Kambuno, dan Pulau Kodingare.

Semua pulau tersebut berpenghuni kecuali Pulau Lare-area. Untuk kamu yang suka pemandangan eksotis tapi jauh dari kebisingan, pulau satu ini bisa jadi favorit.

2. Pulau Kambing


Meski diberi nama Pulau Kambing, nyatanya objek wisata yang berada di Kabupaten Bulukumba gak ada kambing beneran, ya! Pulau yang tak jauh dari Pantai Bira ini menawarkan keindahan alam bawah laut dan bukit terjal yang menambah kesan eksotis.

Selain itu, Pulau Kambing juga sangat ramah bagi pecinta diving dan snorkeling, lho! Jadi, bakal cocok banget untuk kamu yang lagi cari destinasi wisata air yang baru.

3. Pulau Pasi-Gusung


Pulau Pasi-Gusung adalah dua dari sekian banyaknya pulau di Kabupaten Kepulauan Selayar. Pulau Pasi dan Pulau Gusung hanyalah dua pulau kecil yang dipisah oleh hutan mangrove. Hamparan mangrove inilah yang menjadi salah satu objek paling memanjakan mata. Tak hanya itu, keanekaragaman terumbu karang dan pasir putihnya jadi saya tarik tersendiri.

4. Pulau Kamarrang


Pulau Kamarrang adalah kawasan di Kabupaten Pinrang yang berhadapan langsung dengan Kota Parepare. Pulau ini sangat kaya akan biodiversity, seperti hutan mangrove, terumbu karang, dan padang lamun. Melepas penat di malam hari, kamu bakal bisa menikmati indahnya Kota Parepare dari pulau ini, lho!

5. Pulau Samalona


Layaknya surga tersembunyi di Selat Makassar, Pulau Samalona menawarkan panorama bawah laut yang sangat kaya, terutama gugusan terumbung karang yang indah di sekitar pulau. Pulau ini juga memiliki pantai pasir putih dan air yang sangat jenih, lho! Selain itu, kamu bakal dapetin banyak spot foto yang instagramable.

Saat ini, Pulau Samalona menjadi salah satu destinasi wisata yang cukup lengkap dan nyaman dikunjungi dalam kurun waktu 24 jam.

Nah, itulah 5 pulau di Sulawesi Selatan yang sangat rekomended . Selain itu, kamu gak perlu merogoh kocek yang mahal untuk menikmati keindahannya. Mana nih yang bakal kamu kunjungi duluan? Tulis di kolom komentar, ya!

Rabu, Mei 20, 2020

,

Info Travel - Hingga saat ini, pandemik belum juga usai. Meski sebagian tempat umum telah mulai dibuka, tetapi bukan berarti kita sudah bisa bebas bepergian.

Berbulan-bulan di rumah tentunya membuat sebagian orang merasa jenuh, terutama buat kamu yang hobi traveling. Gak perlu khawatir, kamu tetap bisa merasakan suasana traveling dari rumah, kok.

Kamu bisa jalan-jalan menelusuri jalur yang indah secara virtual. Dilansir dari Travel + Leisure, berikut beberapa jalur di dunia yang bisa kamu telusuri secara virtual.

1. Danau Moraine di Kanada ini berada di Taman Nasional Banff. Menikmati suasana danau biru dan jernihnya bikin hati benar-benar tenang


2. Jalan kecil ini akan membawa kamu ke Pantai Oregon dengan pemandangan yang menakjubkan, serta melewati hutan yang lebat


3. Kamu bisa jalan-jalan di medan berpasir ke Piramida Giza di Mesir. Kamu akan melewati Piramida Khafre, Khufu, dan Menkaure, sebelum berakhir di Sphinx


4. Kamu akan melewati gurun batu merah yang indah saat berada di dekat Air Terjun Havasu, Arizona. Menakjubkan banget!


5. Bekas jalur kereta api yang diselimuti dedaunan hijau di Terowongan Cinta, Ukraina, ini sudah tersohor keunikan dan keindahannya


6. James Irvine Trail di California akan membawamu menyusuri pohon redwood raksasa dengan musik yang menenangkan


7. Rasakan tur menantang ke Desa Positano di Italia. Kamu harus melewati jalan-jalan curam dan sempit saat menuju ke pantai di bawahnya


8. Kamu bisa menyusuri jalur Pantai Wailea di Hawaii yang indah. Kamu akan menikmati suasana tropis yang seru dan menyenangkan


9. Rasakan virtual hiking di Hutan Hujan Hoh, Washington. Tempat ini akan membawamu serasa di dunia avatar, karena dipenuhi lumut dan dedaunan hijau lebat


10. Jalur virtual di Swiss ini akan membawamu menyusuri bukit dan gunung yang indah. Pemandangan yang memanjakan mata akan menemanimu sepanjang perjalanan

Minggu, April 19, 2020

,


Info Travel - Berkunjung ke sebuah negara tak melulu melancong ke tempat terkenalnya saja, sebab saat bepergian bukan cuma koleksi foto yang bertambah tapi juga wawasan serta budaya masyarakat lokalnya. Itu yang akan membuat perjalanan jadi mengesankan, pengalaman terjun langsung mengamati aktivitas yang ada.


Tempat yang paling sempurna untuk berinteraksi dengan orang lokal ialah pasar tradisional. Di pasar tradisional kita bisa memantau situasi masyarakat lokal sambil berbelanja stok kebutuhan selama liburan.

Nah, kalau di Spanyol ini aturan unik saat berbelanja di pasar tradisionalnya.

1. Berkunjung di pagi hari 


Gak jauh beda dengan pasar tradisional yang ada di Indonesia, di Spanyol para pedagang menutup tokonya sebelum waktu makan siang. Jadi usahakan untuk bangun pagi untuk menikmati suasana pasar yang kondusif dan lengkap.

2. Mengambil nomor antrian 


Jangan heran bila di pasar tradisional Spanyol kamu melihat antrian orang yang menunggu gilirannya berbelanja. Karena memang pada toko tertentu berlaku nomor antrian yang harus diambil pembeli sebelum berbelanja. Biasanya nomor antri ini berada di dekat tempat minum yang tersedia di setiap sudut toko.

3. Membeli barang yang sedang musim 


Untuk mendapatkan jenis buah dan sayuran yang terbaik, jangan sungkan bertanya apa musim yang tengah berlangsung. Para penjual biasanya dengan ramah akan memberi tahu jenis buah dan sayur yang sedang dalam puncak panen, selain mendapat kualitas yang bagus harganya juga lebih murah dari jenis lain yang tidak sedang musim panen.

4. Menggunakan satuan kilo 


Tidak seperti kebanyakan negara Uni Eropa yang menggunakan satuan pound, di Spanyol masyarakat lokalnya menggunakan satuan kilogram. Takaran 1 kilogram setara dengan 2,2 pound. Kamu bisa membeli dalam satuan 1,2 kilogram, 1 kilogram, dan kelipatan seterusnya.

5. Pelajari kosa kata sederhana 


Sebagai bentuk etika yang baik, turis sebaiknya mempelajari sedikit kosa kata sederhana agar pedagang juga dapat bersikap ramah kepada kita. Karena jika terlalu 'asing' turis bisa diberi harga jual yang tinggi dan gak masuk akal.

Sebelum berbelanja pahami kalimat ungkapan seperti, "hola" yang berarti halo, "gracias" yang berarti terima kasih, atau "que me recomiendas" yang berarti apa yang anda sarankan untuk saya.

6. Jangan membeli ikan di hari Senin 


Nah, untuk hal yang sebaiknya tidak dilakukan dimulai dari jangan membeli ikan di hari Senin. Kebanyakan penjual ikan di pasar tradisional Spanyol tidak pergi berlayar di hari Minggu, sehingga barang yang dijual keesokan harinya kemungkinan besar kurang segar dibanding hari yang lain.

7. Jangan lupa membeli keju dan ham 


Ini juga larangan yang sangat rugi bila tidak diketahui, tak lain adalah jangan lupa membeli keju dan ham. Mengapa begitu? Karena harga keju dan ham di pasar tradisional Spanyol sangat murah. Kamu gak akan menemukan harga semurah di Spanyol, apalagi daging jamon khasnya yang mendunia.

8. Jangan mengambil foto tanpa izin 


Meskipun pedagangnya cukup ramah namun hindari mengambil foto tanpa izin. Jika ingin mengabadikan momen kalian selama berbelanja di pasar tradisional Spanyol, gunakan kamera ponsel saja. Dan jika ingin lebih detail menjepret pedagang dan tokonya, usahakan untuk meminta izin terlebih dahulu supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

9. Jangan mengambil barang sendiri 


Selain disiplin secara antrian kamu juga harus paham bahwa kebanyakan pedagang di pasar tradisional Spanyol akan melayani pembelinya secara penuh. Jangan mengambil barang sendiri sebab tindakan itu dapat membuat pedagang merasa tersinggung bahkan marah karena salah paham.

10. Tidak membeli buah tangan 


Bukan larangan atau hal yang tidak boleh dilakukan, namun poin terakhir lebih mengarah kepada anjuran. Yaitu tentang jangan sampai melewatkan kesempatan untuk membeli buah tangan.

Di pasar tradisional Spanyol semua hal bisa kamu temukan dan dijual dengan harga yang murah! Ini merupakan surganya para pencinta belanja sebab dompetmu gak akan bolong meskipun banyak membeli banyak barang.

Itu tadi beberapa aturan unik yang sebaiknya kamu ketahui sebelum mengunjungi pasar tradisional di Spanyol. Kalau pandemi COVID-19 ini sudah berakhir, rencana liburanmu ke Spanyol bisa dilanjutkan dan mencoba tips-tips di atas sendiri secara langsung!