Tampilkan postingan dengan label hiking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hiking. Tampilkan semua postingan

Jumat, Juli 30, 2021

,




Info Travel - Traveling merupakan kegiatan yang menyenangkan, selain melepas penat dari rutinitas kamu juga bisa menampah pengetahuan melalui destinasi yang kamu kunjungi. Tetapi Bela, sejauh mana sih persiapan kamu melakukan traveling? Atau hanya berangkat-berangkat saja?

Banyak hal yang harus disiapkan sebelum traveling, nggak bisa istan. Menjadi kebiasaan, inilah beberapa kebiasaan buruk travelling orang Indonesia.

1. Pesan tiket dadakan



Tiket transportasi maupun akomodasi menjadi hal yang harus kamu perkirakan sebelum berangkat. Kebanyakan dari kamu sering memesan tiket dadakan, resikonya nggak hanya rencana liburanmu yang tertunda karena tiket sudah habis, kamu pun juga mungkin mendapatkan tiket dengan harga lebih mahal.

Nggak ada salahnya untuk kamu riset beberapa e-commerce ataupun website maskapai agar kamu tahu ada potongan harga maupun promo yang berlaku. Dengan seperti itu, kamu bisa mengurangi budget travelling-mu bukan?

2. Lebih sering update media sosial daripada menikmati destinasi



Setelah sampai ke destinasi yang kamu tuju, mungkin kamu sering melakukan hal ini. Yaps, lebih seriing meng-update ke media sosial daripada berinteraksi dan menikmati secara langsung. Bolehlah kamu mengabadikan momen dengan memotret ataupun mengambil video di destinasimu, akan tetapi yang harus kamu ingat kamu travelling untuk dirimu sendiri ya Bela!

Bukan untuk followers ataupun orang lain. Jadi, take your time!

3. Salah kostum



Salah kostum mungkin hal yang terkesan sepele tetapi akan mengurangi esensi travelling-mu. Kamu bisa melakukan riset tentang outfit apa yang cocok dan nyaman dipakai di destinasimu itu. Menggunakan pakaian tebal ataupun dengan casual.

Jangan sampai kamu pergi ke Labuan Bajo dengan mantel tebal dan sepatu yang membuat kakimu terluka. Nggak harus baru, kamu bisa menggunakan pakaian yang sudah ada di rumah. Kostum juga berpengaruh ya Bela untuk traveling-mu yang berkesan.

4. Kurang riset terhadap budaya warga lokal



Warga lokal di destinasimu merupakan mereka yang akan berinteraksi selama kamu melakukan traveling. Kehadiranmu akan meninggalkan kesan kepada mereka begitupun sebaliknya. Oleh karena itu, nggak ada salahnya bukan untuk saling menghormati?

Kamu bisa mencari tahu bagaimana budaya yang dianut di sana, karena hal-hal yang kecil seperti tata cara kamu berkomunikasi, berpakaian bahkan tata kramamu bisa dianggap salah jika kamu nggak tahu sebelumnya.


Senin, April 05, 2021

,


Info Travel - Danau Toba jadi salah satu daerah yang ditetapkan sebagai destinasi wisata super prioritas oleh Presiden Joko Widodo dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Danau Toba memiliki luas kurang lebih 1.145 kilometer persegi dengan kedalaman mencapai 450 meter, sehingga disebut sebagai danau terluas dan terdalam di dunia.


Danau Toba terbentang luas di tujuh kabupaten, yaitu Simalungun, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasanudin, Dairi, Karo, dan Samosir. Destinasi bebasis keindahan alam ini juga akan menawarkan berbagai keindahan budaya Batak yang masih begitu kental.


Saat berkunjung ke Danau Toba, jangan lupa untuk menikmati berbagai kuliner khas Batak. Namun tak seperti makanan Sumatera lainnya, masakan khas Batak ini lebih menampilkan tradisi memasak asli suku bangsa Austronesia.


Makanan khas Batak Toba merupakan salah satu kuliner yang begitu khas dengan bumbu utamanya andaliman. Selain itu, beberapa makanan khas Batak juga berbahan dasar ikan air tawar yang berasal dari Danau Toba.


1. Naniura.

Nainura adalah makanan khas suku Batak yang menggunakan ikan sebagai bahan utamanya. Berbeda dengan masakan lainnya, Nainura ini diolah tanpa menggunakan api. Hanya dimarinasi dengan berbagai bumbu olahan khas Batak berwarna kuning dan dibiarkan hingga dagingnya lembut.


Makanan ini juga dianggap sehat karena tanpa menggunakan bahan pengawet. Dahulu, Nainura merupakan santapan para raja, namun kini sudah bisa dinikmati oleh semua kalangan.


2. Na niarsik.



Na niarsik atau ikan arsik adalah kuliner khas Toba yang bahan bakunya menggunakan ikan dengan kaya akan bumbu dan rempah. Na niarsik berarti di-marsik-kan atau dikeringkan.


Jadi makanan ini dimasak lama hingga kering, sehingga bumbu dan rempah yang dicampur di bahan baku yang menggunakan ikan itu meresap sempurna. Jika proses memasak benar, na niarsik dapat bertahan dua hari tanpa basi.


3. Mie gomak.


Mi gomak atau biasa dikenal sebagai spageti Batak. Dari tampilan jenis minya memang menggunakan mi khusus spageti. Namun, kuahnya dibuat berbeda menggunakan kuah santan. Pada toppingnya terdapat taburan ikan teri, tahu yang dipotong kecil kotak-kotak, dan diberi telur bulat.


Minya dimasak aldente, untuk rasa kuahnya sendiri mirip dengan kuah lontong sayur yang terdapat kacang panjang dan juga kacang polong. Tak perlu menggunakan sambal karena kuah dari mi gomak ini sudah pedas.


4. Manuk napinadar.


Dilihat dari bentuknya, napinadar ini seperti rendang khas Sumatera Barat. Bedanya, napinadar ini menggunakan ayam kampung. Selain itu, cara memasaknya menggunakan darah.


Biasanya, makanan ini hadir saat di acara adat. Bagi orang muslim yang mau mencicipi makanan ini, tak perlu khawatir karena bisa memesan tanpa menggunakan campuran darah, nantinya akan diganti dengan santan. Untuk rasanya sendiri pedas yang khas dari andaliman.


5. Sasagun.


Sasagun merupakan camilan khas Batak. Sasagun ini menggunakan bahan dasar sagu yang digongseng dengan api kecil dan ditambahkan dengan kelapa dan juga gula merah. Sasagun juga biasa diperkaya dengan rasa nanas, durian, kacang, atau sesuai selera. Biasanya camilan ini hadir saat hari-hari besar seperti Natal dan tahun baru.


6. Sambal andaliman.


Rasa sambal ini begitu khas karena rasa pedas dari andaliman atau yang biasa dikenal sebagai merica Batak ini begitu kuat. Sambal andaliman memiliki aroma seperti jeruk dan rasa pedas yang getir.


Buah andaliman bagi orang Batak adalah rempah wajib untuk masuk dalam masakan. Selain andaliman, cabai rawit dan keriting juga ikut menambah rasa pedas di dalamnya.


7. Dali ni horbo.


Dali ni horbo adalah olahan susu kerbau yang dimasak hingga membentuk gumpalan seperti keju. Olahan ini tak melalui proses kimia sama sekali lho, melainkan diolah secara tradisional.


Penggunaan susu kerbau juga hanya diambil dari induk kerbau yang baru melahirkan selama satu bulan. Cara mengolah dali ni horbo ini cukup sederhana, susu kerbau dimasak dengan air dengan suhu sedang, dan dipanaskan hingga mengental. Biasanya olahan ini dicampur dengan air nanas atau air perasan daun pepaya untuk menghilangkan bau amis.


8. Na tinombur.


Na tinombur merupakan salah satu makan khas Batak Toba yang berasal dari Sumatera Utara. Olahan ini biasa menggunakan ikan mas, ikan lele, atau ikan mujair.


Cara memasaknya dengan dibakar dan dilumuri berbagai bumbu khas. Tak lupa menggunakan campuran andaliman khas Batak hadir dalam olahan ini.


Jumat, Maret 26, 2021

,

Info Travel - Indonesia memiliki banyak sekali gunung dengan pemandangan indah dari Sabang hingga Merauke. Namun di pulau Jawa sendiri memiliki ratusan gunung yang tersebar di beberapa wilayah dan memiliki pemandangan yang eksotik. Banyak orang datang dan sengaja ingin menikmati suasana alam dari puncak gunung.

Mendaki gunung memang membutuhkan tenaga dan fisik yang kuat. Namun dengan usaha untuk mencapai puncak, seorang pendaki akan merasa terbayar dengan pemandangan yang disuguhkan alam. Tak heran jika banyak orang menggemari hobi mendaki gunung ini. Hamparan awan putih yang luas serta sambutan mentari yang indah dapat kamu saksikan di atas puncak.

Banyak gunung di Jawa yang memiliki pemandangan indah dan memesona. Sebagian orang memilihnya untuk menghabisakan waktu berlibur dengan berwisata ke gunung. Untuk kamu yang ingin dan tertarik mendaki gunung, 20 gunung terindah di Pulau Jawa ini bakal bikin kamu ingin mendakinya.

1. Gunung Ijen.

Gunung Ijen berada di ujung Jawa Timur dianatara perbatasan Banyuwangi dan Bondowoso. Di gunung ini kamu dapat melihat fenomena blue fire atau api biru yang hanya ada di Ijen. Tak heran banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang penasaran dan mengunjungi tempat ini. Selain itu jika kamu mendakinya pada dini hari, maka bukan hanya blue fire yang dapat kamu saksikan melainkan juga keindahan sunrise yang epik dari puncak ijen. Kawah ini berada di ketinggian 2.368 mdpl dan merupakan bagian dari Gunung Ijen.

2. Gunung Semeru.

Gunung tertinggi di Pulau Jawa ini terkenal dengan pemandangannya yang memesona dan membuat banyak pendaki ingin kembali mendakinya. Gunung yang terletak diwilayah Lumajang dan Malang, Jawa Timur, ini memiliki ketinggian 3.676 mdpl. Salah satu pemandangan yang paling terkenal adalah Danau Ranukumbolo. Danau ini berada di ketinggian 2.400 Mdpl, di sini kamu juga dapat menyaksikan sunrise.

3. Gunung Bromo.

Gunung Bromo masih berada dalam satu kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Tak berbeda jauh dengan pemandangan Gunung Semeru yang indah, Bromo menyajikan pemandangan sunrise dan padang pasirnya yang sangat luas. Gunung ini tidak terlalu tinggi, kamu bisa menuju puncaknya dengan menyusuri tangga yang ada. Selain itu kamu juga dapat berkeliling di kawasan Gunung Bromo dengan menunggangi kuda.

4. Gunung Prau.


Gunung Prau berada di kawasan dataran tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah. Ketinggian Gunung ini sekitar 2.590 mdpl dan terkadang suhunya bisa mencapai -5 derajat. Pemandangan yang tersohor dari gunung ini yaitu golden sunrise yang luar biasa memesona, bahkan banyak orang yang mengatakan golden sunrise di Gunung Prau adalah terbaik se Asia Tenggara. Gunung ini cocok untuk para pemula, karena pendakian hanya membutuhkan 2-3 jam saja.

5. Gunung Sindoro.


Gunung Sindoro memeiliki ketinggian 3.153 mdpl, yang berlokasi di wilayah antara Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Wonosobo, Jawa tengah. Salah satu keunikan yang paling mencolok dari gunung ini adalah puncaknya. Puncak Gunung Sindoro berbeda dari puncak-puncak gunung tinggi di Pulau Jawa lainnya, yaitu memiliki puncak yang sangat luas. Tempat ini menjadi salah satu camping ground favorite para pendaki yang datang.

6. Gunung Merapi.


Gunung Merapi yang terkenal paling aktif di Indonesia ini masuk dalam 3 wilayah Kabupaten Sleman, Boyolali dan Klaten. Gunung ini memiliki ketinggian 2.930 mdpl. Pesona Gunung merapi ini menjadikannya salah satu objek wisata gunung yang paling populer di Jogja yang diakui sangat memesona dan eksotis. oleh para pendaki dan wisatawan umum.

7.Gunung Merbabu.


Selin Gunung Merapi, gunung alin yang indah yaitu Gunung Merbabu. Gunung ini berada di ketinggian 3.145 mdpl dan berada di antara perbatasan Kabupaten Magelang, Boyolali serta Semarang. Gunung Merbabu menyajikan pemandangan keindahan sabana yang dapat kita nikmati dari lereng-lereng puncak. Di sabana terakhir sebelum puncak, pemandangan semakin indah dengan bunga-bunga edelweis yang tumbuh di lereng-lereng bukit. Mendaki Gunung Merbabu kamu akan disuguhi pemandangan Gunung Merapi yang megah tepat dihadapan mata.

8.Gunung Papandayan.


Gunung Papandayan terletak di Garut Jawa Barat. Gunung ini memiliki ketinggian 2.665 mdpl ini nenawarkan pemadangan yang indah, bahkan banyak yang mengatakan bahwa Gunung Papandayan ini merupakan gunung terindah di Jawa Barat. Salah satu spot terfavorit yang memiliki pemandangan indah adalah hutan mati, selain itu di sini juga terdapat kawah serta kebun bunga edelweis.

9. Gunung Gede.

Gunung Gede juga merupakan gunung yang favorit di Jawa Barat. Tempat yang indah di Gunung Gede adalah alun-alun Suryakencana. Tempat ini merupakan padang rumput yang dipenuhi bunga edelweis. Alun-alun Suryakencana berada di ketinggian 2.750 mdpl. Gunung Gede sendiri berada di kawasanTaman Nasional Gunung Gede Pangrango. Selain Gunung Gede di kawasan taman nasional ini juga terdapat gunung Pangrango. Gunung ini terletak di antara 3 wilayah Bogor, Cianjur dan Sukabumi, Jawa Barat.

10. Gunung Patuha.

Gunung Patuha merupakan sebuah gunung yang terdapat di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kawah putih adalah bagian dari Gunung patuha yang lebih dikenal daripada Gunung Patuha itu sendiri. Danau kawah dengan warna toska tersebut menjadi sebuah tempat favorit banyak orang. Gunung ini memiliki tinggi 2.386 mdpl.

11. Gunung Sumbing.

Gunung Sumbing yang berada di sebelah Gunung Sindoro ini juga memiliki pesona yang sangat indah. Gunung ini mendapat julukan "Tripel S" oleh pendaki, yaitu Sumbing, Sindoro dan Slamet. gunung sumbing memiliki ketinggian 3.371 mdpl merupakan gunung tertinggi kedua di Jawa Tengah setelah Gunung Slamet.

12. Gunung Welirang.

Gunung ini terletak diantara perbatasan Kabupaten Malang dan Mojokerto. Gunung ini memiliki ketinggian 3.156 mdpl. Gunung Welirang terkenal dengan belerangnya yang menakjubkan. Kebanyakan penduduk di setempat adalah pengumpul batuan belerang.

13. Gunung Argopuro.

Gunung yang meiliki tinggi 3.088 mdpl ini memiliki puncak Rengganis. Puas di puncak kamu bisa melanjutkan turun lewat jalur Baderan di mana kamu dapat menemukan padang sabana bernama Cikasur. Satwa-satwa seperti babi hutan, rusa dan merak dapat dengan mudah kamu temui. Gunung Argopuro berada di Probolinggo ini terkenal angker. Namun gunung ini memiliki keunikan yang memikat, kamu bisa menemukan Taman Hidup yang memiliki panorama indah.

14. Gunung Lawu.

Gunung Lawu masih tergolong ramah untuk pendaki pemula. Gunung ini menjulang tinggi 3.265 mdpl. Gunung ini terletak di perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur. Gunung ini juga menjadi salah satu tempat wisata ziarah terutama pada bulan Suro. jalur yang terkenal ada dua, yaitu lewat Cemoro Kandang di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah atau Cemoro Sewu di Sarangan, Jawa Timur.

15. Gunung Kelud.

Gunung Kelud berada diperbatasan Kota Malang,Kediri dan Blitar. Di gunung ini terdapat danau dengan kawah hijau toska yang terlihat begitu menawan. Ada juga wisata airr panas yang yang turut menambah daya tarik Gunung Kelut. Sajian pemandangan yang indah serta akses jalan yang terbilang bagus akan membuatmu kagum. Gunung ini hanya memiliki ketinggian 1.731 mdpl.

16. Gunung Butak.

Berbeda dengan gunung di Jawa Timur lainnya, Gunung Butak masih jarang dijamah para pendaki karena masih minim informasi tentang gunung ini. Meski demikian Gunung Butak memiliki pemandangan savana yang menarik. Berlokasi di perbatasan Kabupaten Malang dan Blitar, Gunung Butak memiliki ketinggian 2.868 mdpl. Dari puncaknya kamu bisa melihat Gunung Arjuno, Welirang, dan Mahameru.

17. Gunung Andong.

Gunung yang terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah adalah gunung bertipe perisai dengan ketinggian sekitar 1.463 mdpl. Walaupun tak setinggi gunung pada umumnya, gunung Andong tetap menarik untuk didaki. Karena, memiliki pemandangan yang keren dan jalur yang mudah ditempuh. Cocok sekali untuk yang baru pertama kali mendaki gunung.

18. Gunung Ungaran.

Gunung ungaran yang berada di Semarang, Jawa Tengah memiliki tinggi 2.050 mdpl. Gunung Ungaran memiliki tiga puncak yakni Gendol, Botak, dan Ungaran. Kamu bisa melihat Semarang secara keseluruhan dan jajaran gunung lainnya dari Puncak Ungaran, seperti Gunung Sumbing, Telomoyo, Merbabu, Merapi sumbing dan Sindoro.

19. Gunung Malabar.

Gunung Malabar termasuk dalam deretan gunung Terindah di Jawa Barat, lokasinya berada di daerah selatan Bandung dengan ketinggian 2.343 mdpl. Gunung ini terletak diantara barisan gunung yang membentang di sepanjang wilayah Bandung. Jika kamu sampai puncak saat cuaca cerah, kamu dapat melihat pemandangan seluruh Kota Bandung, Tangkuban Perahu dan Bukit Tunggul dari sini.

20. Gunung Ciremai.



Gunung ini memiliki banyak sebutan, ada Cereme dan Ciremai. gunung ini terletak di Provinsi Jawa Barat terletak di Kabupaten Majalengka, dengan ketinggian 3.078 mdpl. Gunung ini juga memiliki keunikan karena memiliki dua kawah. Di bagian gunung didominasi hutan pinus sedangkan di bagian atas didominasi hutan alami.

Kamis, Maret 25, 2021

,

Info Travel - Pacitan merupakan sebuah kota yang terletak di Jawa Timur, lokasinya berada di barat daya Surabaya dan juga berbatasan langsung dengan Jawa Tengah. Pacitan dikenal memiliki destinasi wisata dengan keindahan yang memesona. Seperti wisata goa-goa karst, air terjun dan pantainya yang berada di sepanjang pantai selatan yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Bentang alam ini menjadikan Pacitan sebagai salah satu destinasi yang memiliki banyak wisata alam.

Jika kamu berencana liburan menikmati alam secara bebas, kota ini adalah salah satu pilihan yang tepat. Di sana banyak destinasi wisata yang dapat kamu kunjungi. Salah satu destinasi wisata pantai yang terkenal adalah Pantai Klayar. Keindahan pantai ini tak kalah dengan pantai yang ada di Bali.

Nggak hanya itu, kota ini juga mendapat julukan Kota 1001 Gua. Di mana terdapat salah satu goa yang terindah se-Asia Tenggara dan tentunya masih banyak lagi goa-goa yang indah lainnya. Memang tempat wisata Pacitan tidak kalah dengan wisata di kota besar lainnya.

1. Pantai Taman.

Di Pantai Taman kamu dapat menikmati wahana yang menantang adrenalin, permainan flying fox. Flying fox di sini merupakan terpanjang di Indonesia sepanjang 450 meter dengan ketinggian 74 meter. Wahana ini meluncur dari puncak bukit dan mendarat di Pantai Taman. Gimana berani mencoba? Tenang, keselamatan di tempat ini sangat diperhatikan. Selain itu banyak aktivitas yang dapat kamu lakukan seperti menikmati permainan outbond atau melihat penangkaran penyu.

2. Pantai Klayar.

Pantai Klayar merupakan salah satu pantai ter-hits dan nyaman yang selalu ramai dikunjungi. Pantainya yang luas dan batu-batu karang yang banyak dengan betuk unik menjadi daya tarik pantai ini. Lokasinya ada di Kecamatan Donorojo, sekitar 45 km dari Kota Pacitan. Di pantai ini juga terdapat "seruling laut" keunikan yang tidak dapat ditemukan di pantai lain. Seruling laut merupakan batu karang besar yang memiliki celah. Setiap kali ombak besar datang membawa air laut yang masuk, kemudian air akan menyembur keluar dan menimbulkan bunyi seperti siul pada seruling.

3. Gua Gong.

Gua tercantik se-Asia Tenggara ini berada di Desa Bomo, Kecamatan Punung, Pacitan. Kamu akan terkagum-kagum dengan keindahan gua yang juga ditambahi penerangan lampu berwarna-warni sehingga menambah pesona stalagtit gua ini semakin keren. Kamu dapat menyusuri goa sambil menyusuti jalan setapak yang panjangnya kurang lebih 300 meter. masuk ke dalam gua terdapat tujuh ruang dan empat sendang. Oranamen tertentu di dalam goa ini dapat menghasilkan bunyi, sehingga gua ini dinamakan Gua Gong.

4. Pantai Banyu Tibo.

Pantai ini merupakan pantai yang indah dan berlokasi di Desa Widoro, Kecamatan Wonorojo, dan masih segaris dengan Pantai Klayar. Dinamakan Pantai Banyu Tibo karena tepat dipinggir pantai terdapat air terjun di mana airnya langsung terjun dan mengalir ke pantai selatan. Dalam Bahasa Jawa arti Banyu Tibo adalah air yang jatuh atau air terjun. Unik sekali setelah puas bermain dipantai kamu dapat bilas dengan air tawar di air terjun ini. kamu juga bisa sekedar duduk-duduk di atas batu karang.

5. Pantai Srau.

Meski pantai ini tak se-terkenal Pantai Klayar namun keindahan pantai ini bisa bikin kamu nyaman seharian menikmati suasananya. Pantai Srau berada di Desa Candi, Kecamatan Pingkuku, sekitar 25 km dari Pacitan. Saat kamu mengunjungi pantai ini, tak hanya disuguhi oleh satu pantai saja, melinkan tiga pantai dengan ciri khas berbeda. Pantai pertama berpasir putih dan halus, pantai kedua pasirnya lebih kasar dan dan dikelilingi batu karang. Sedangkan pantai ketiga agak berbeda dengan kedua pantai itu yaitu tanpa hamparan pasir dengan, berupa batu karang yang bisa kamu gunakan untuk duduk sembari menikmati pemandangan.

6. Pantai Buyutan.

Pantai ini berada di Kecamatan Donorojo, Pacitan. Perjalanan yang dapat ditempuh sekitar 1,5 jam perjalanan dari pusat Kota Pacitan. pantai buyutan ini memiliki pantai yang panjang dengan keindahan pasir putihnya. Di sekitar pantai terdapat batu karang yang saat sedang pasang hanya terlihat bagian atasnya saja. Di pantai ini juga ada watu nerada yang menjadi salah satu daya tarik utama, bentuk batu karang yang mirip tokoh wayang Betara Narada.

7. Sungai Maron.

Di Kota Pacitan juga memiliki sungai-sungai besar dan populer untuk tempat wisata menikmati pemandangan sekitar yang menawan. Sungai ini sangat penting dan menjadi sumber mata air dan habitat alami ikan tawar yang dimanfaatkan warga di dua desa yaitu Desa Dersono dan Desa Sendang. Nggak heran jika sungai ini selalu dijaga sehingga selalu bersi dan asri. Sungai Maron memiliki kedalaman sekitar 20 meter. Wisatawan dapat melakukan aktivitas seperti menyusuri sungai dengan dengan perahu yang disewakan pengelola.

8. Pantai Watu Karung.

Lokasi pantai ini berada di Desa Widoro, Kecamatan Donorejo, memang agak tersembunyi. Namun setelah kamu tiba di sana, rasa itu akan terbayarkan dengan pemandangan pulau karang air laut yang kehijauan serta pantainya yang benar-benar bersih dan pasir putih yang lembut. Pantai ini memiliki ombak yang cukup kuat, cocok bagi para penggemar selancar. Kamu juga bisa bersantai di pantai yang indah ini dengan menikmati aneka sajian kuliner yang lengkap dan enak.

9. Pantai Kasap.

Pantai Kasap ini sering disebut sebagai miniaturnya Raja Ampat. Pantai yang terlketak di Dusun Ketro, Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku, Pacitan, memang memiliki keindahan yang memesona dengan air lautnya berwarna biru. Kamu dapat menikmati pemandangan pantai ini dari atas bukit yang ada di samping pantai dan melihat gugusan-gugusan pulau kecil yang berwarna hijau bak di Raja Ampat. Pemandangan semakin mirip karena di pantai ini terdapat spot gardu pandang kayu mirip dengan yang di Raja Ampat.

10. Gua Tabuhan.

Gua Tayang sangat hits ini juga menarik untuk dikunjungi. Di goa ini kamu bisa menikmati alunan musik gamelan. Karena warge setempat membentuk kelompok musik live gamelan yang akan mengiringi sepanjang perjalanan saat kamu berpetualang di gua ini. Bukan menggunakan alat gamelan pada umumnya, mereka menggunakan media batuan stalagmit untuk bermain musik seperti halnya gamelan. Gua ini letaknya di Kecamatan Punung dan tidak terlalu jauh dari Gua Gong. Kamu bisa menyusuri gua yang memiliki kedalaman sekitar 100 meter dan memiliki dua ruangan.

11.Pantai Wawaran.

Pantai ini merupakan perikanan di Pacitan. Walaupun menjadi tempat pusat aktivitas jual beli ikan, namun pantai ini nggak boleh kamu lewatkan. Pantai Wawaran ini memiliki pasir putih dan air lautnya pun biru. Pasti keindahannya juga menjadi daya tarik tersendiri. Ditambah jika kamu berlibut ke sini tisdak akan dikenakan biaya sepeserpun alias gratis. Spot yang indah dan nyaman untuk berfoto-foto juga loh.

12. Pantai Kunir.

Lokasi pantai yang berada di desa Pager Kidul, Kecamatan Sudimoro memang memiliki akses yang lumayan sulit. Jika kamu memang suka berpetualang mencari tempat yang tergolong sepi dan privat Pantai Kunir bisa jadi pilihan yang pas. Pantai ini memiliki panorama yang sangat indah dan ombak yang sedang. Kamu bisa melakukan akivitas seperti bermain-main dengan air laut maupun menikmati keheningan pantai dan merupakan tempat yang nyaman untuk mencari inspirasi.

13. Pantai Karang Bolong.

Pantai Karang Bolong masih berada di sekitar Pantai Klayar, lokasinya sama dengan Klayar. Bahkan jalur retribusinya masih sama dengan Pantai Klayar. Jika kalian ingin mencri suasana yang berbeda dan tidak terlalu ramai kamu bisa mengunjungi Pantai Karang Bolong ini. Meski nggak setenar Pantai Klayar, namun suasananya tak kalah eksotik. Di pantai ini terdapat batu karang yang berlubang sehingga karena faktor geologis.

14. Pantai Pidakan.

Pantai Pindakan terkenal dengan keindahan alam dan kesejukannya. Lokasi pantai ini berada di Dusun Godek Kulon, Desa Jetak, Kecamatan Tulakan, 50 km dari Kota Pacitan. Kamu bisa melewati Jalur Lintas Selatan, karena pantai ini berada 2 km dari jalur tersebut. Hal yang sangat unik dan yang membedakan pantai ini dengan pantai-pantai lain yang berada di Pacitan adalah rincian dari material pantainya 70 persen yaitu bebatuan alam dan sisanya merupakan pasir putih, sehingga di sana terdapat banyak batuan-batuan alam dalam berbagai variasi bentuk maupun ukuran.

15. Pantai Kali Uluh.

Lokasinya di Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung, Pacitan. Pantai ini masih asri karena belum banyak dikunjungi oleh wisatawan. Selain itu suasananya sangat nyaman karena tidak telalu banyak orang yang berlalu-lalang. Di tempat ini kamu bisa melakukan kegiatan dengan teman-teman seperti berkemah dengan pemandangan pantai yang asik atau sekadar bermain bola voli di atas pasir pantai. Di sekitar pantai juga terdapat banyak pepohonan yang rindang cocok untuk makan bersama ala piknik-piknik.

16. Grojogan Dhuwur.

Grojogan Dguwur berada di Dusun Barong Kiulon, Desa Candi, Kecamatan Pringkuku. Kamu akan mendapatkan keindahan alam yang memukau. Bahkan keindahan alam ini sulit untuk dilupakan. pemandangan berupa pepohonan hijau diantara genmercik air terjun yang berjatuhan serta terlihat kolam raksasa dengan warna matural bitu yang jernih bisa menjadi obat kepenatan. Kamu bisa berenang di grojogan yang memiliki tiga aliran yang menyegarkan ini.

17. Sungai Cokel.

Sungai Cokel terletak di Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku, sekitar 25 km dari kota Pacitan. Sungai yang biru ditambah ratusan pohon kelapa di kanan kirinya membuat daya tarik tersendiri di sungai yang terletak persis di dekat Pantai Watukatung ini. Ada dua cara untuk menikmati Sungai Cokel ini yang pertama dengan berjalan dan menikmati keindahan sungai dan panorama alam khas Pacitan yang berbukit. Yang kedua dengan meikmati dia atas air dengan mendayun sebuah papan Stand-Up Paddle Board. Tempat wisata yang menarik kan?

18. Curug Gringsing.

Jurug Gringsing atau banyak yang menyebutnya sebagai Air Terjun Gringsing ini merupakan destinasi wisata yang terdapat di Dusun Krajan, Desa Ploso Kecamatan Tegalombo. Tak hanya jadi wisata hits bagi para wisatawan, Jurug Gringsing ini juga menjadi salah satu lahan penghasilan masyarakat sekitar. Lokasinya masih sangat asri, deburan air dipadu dengan indahnya alam yang hijau. Sangat rekomended untuk “kabur” menyenangkan dari berbagai tuntutan pekerjaan. Jadi, setelah jelajah pantai di Pacitan, kamu bisa jalan-jalan ke Jurug Gringsing.

19. Hutan Pinus Gemaharjo.

Selain terkenal dengan wisata pantai dan goanya, Kabupaten Pacitan juga memiliki wisata hutan pinus, yang kalah menariknya dari dua wisata alam tersebut. Wisata hutan pinus yang paling hits di Pacitan adalah Hutan Pinus Gemaharjo. Wisata Hutan Pinus Gemaharjo ini berada di dataran tinggi yang memiliki pamandangan indah dan udara yang sejuk. Di Hutan Pinus Gemaharjo ini, juga banyak sekali obyek-obyek fotonya yang keren dan kekinian banget, contohnya saja seperti hammock, gardu pandang yang berada diatas pohon, dan masih banyak lagi. Hutan Pinus Gemaharjo lokasinya berada di Desa Gemaharjo, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur.

20. Air Terjun Mini, Pantai Ngandul.

Kamu mungkin sudah mengenal keindahan Pantai Buyutan di Pacitan. Tapi mungkin hanya sedikit yang mengetahui ada air terjun tersembunyi yang tak boleh dilewatkan bila berkunjung ke pantai ini. Letaknya memang sedikit tersembunyi, tapi pamornya sudah membuat wisatawan lokal yang mengetahuinya terkagum-kagum.

Penampakannya memang tak bisa dikatakan pantai, tapi lebih menyerupai tebing yang menghadap ke laut. Istimewanya, tebing tersebut memiliki aliran sungai yang langsung bermuara ke laut, yang pada akhirnya menghasilkan fenomena air terjun mini. Lokasinya Di desa Widoro, Donorojo, Pacitan.