Jumat, Juli 24, 2020

,

Info travel - Setelah sekian lama menutup beberapa destinasi terbaiknya, akhirnya wisata Gunung Rinjani kembali buka saat new normal atau normal baru. Berlaku sejak 7 Juli lalu, pengelola Taman Nasional Gunung Rinjani membuka delapan objek wisata unggulannya.

Objek wisata yang dibuka merupakan wisata non-pendakian. Untuk pendakiannya sendiri, masih belum diperbolehkan. Perlu diketahui bahwa setiap destinasi yang dibuka memiliki kuota terbatas, agar tak terjadi kerumunan.

Buat kamu yang sudah tak sabar pengin melancong ke gunung di Nusa Tenggara Barat ini, berikut beberapa destinasi non-pendakian yang bisa dikunjungi.

1. Joben Eco Park



Objek wisata satu ini sangat cocok buat kamu yang berlibur bersama anak. Sebab, Joben Eco Park punya banyak aktivitas menarik untuk menambah pengetahuan. Mulai dari penangkaran bunga anggrek, penanaman bibit pohon, hingga melihat flora dan fauna.

Selain itu, kamu juga bisa berkemah, outbound, dan mendaki. Saat normal baru, objek wisata ini membatasi hanya menerima 227 pengunjung saja dalam sehari.

Lokasi: Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat

Jam operasional selama normal baru: setiap hari pukul 09.00-15.00 WITA

Harga: Rp10.000

2. Telaga Biru


Telaga berwarna biru kehijauan ini selalu menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang berlibur ke Gunung Rinjani. Suasananya sejuk, banyak pula spot menarik untuk diabadikan.

Berbagai hal seru bisa kamu lakukan di sini, seperti berkemah, wisata tirta, dan piknik. Selama pandemik, Telaga Biru hanya menerima 84 pengunjung per harinya.

Lokasi: Desa Perian, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat

Jam operasional selama normal baru: setiap hari pukul 09.00-15.00 WITA

Harga: gratis

3. Air Terjun Jeruk Manis


Air terjun setinggi 30 meter ini berada di lembah yang cukup sempit. Untuk sampai ke sini, kamu harus berjalan cukup jauh. Gak cuma disajikan panorama air terjun yang indah, tetapi juga tingkah lucu lutung di sekitar air terjun.

Selama pandemik, Air Terjun Jeruk Manis hanya diperbolehkan menerima 180 wisatawan per hari. Hal ini tentu memangkas keuntungan daripada biasanya, karena saat kondisi normal, jumlah wisatawan bisa dua kali lipat.

Lokasi: Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat

Jam operasional selama normal baru: setiap hari pukul 09.00-15.00 WITA 

Harga: WNI dikenakan seharga Rp10.000, sedangkan WNA seharga Rp20.000

4. Gunung Kukus


Masih berada di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani, kamu bisa singgah ke Gunung Kukus. Meski pendakian Gunung Rinjani belum dibuka, kamu bisa mendaki gunung yang lebih rendah ini.

Aktivitas berkemah pun juga sering dilakukan di sini, karena menyuguhkan panoramanya benar-benar indah. Sayangnya, saat normal baru, wisata ini hanya menerima 90 wisatawan per harinya.

Lokasi: Desa Jurit, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat

Jam operasional selama normal baru: setiap hari pukul 09.00-15.00 WITA

5. Air Terjun Mayung Polak


Hanya boleh didatangi 60 wisatawan dalam sehari, air terjun yang biasa disebut dengan Timbanuh ini juga sudah kembali dibuka. Terletak di celah pegunungan membuat air terjun ini terlihat istimewa.

Arus airnya yang tenang jadi salah satu alasan kamu bisa berendam di kolamnya. Dikelilingi pepohonan yang rimbun membuat suasana air terjun jadi makin sejuk.

Lokasi: Desa Timbanuh, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat 

Jam operasional selama normal baru: setiap hari pukul 09.00-15.00 WITA

Harga: Rp5.000

6. Sebau


Taman Nasional Gunung Rinjani juga memiliki destinasi wisata pemandian air panas, yakni Sebau. Banyak orang yang datang untuk berendam, lantaran dipercaya airnya dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Selama normal baru, hanya 22 pengunjung saja yang boleh datang dalam sehari.

Lokasi: Desa Sapit, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat

Jam operasional selama normal baru: setiap hari pukul 09.00-15.00 WITA

Harga: Rp5.000

7. Savana Propok


Savana Propok masih terbilang destinasi wisata paling baru di Taman Nasional Gunung Rinjani. Hamparan rerumputan yang luas membuat lokasi ini jadi tempat berkemah yang nyaman.

Pemandangan matahari terbit dari balik Gunung Rinjani jadi alasan banyak orang berkemah di sini. Belum lagi kalau musim hujan, kabutnya sering kali turun dan menambah keseruan. Sayangnya, hanya 150 pengunjung yang boleh singgah di sini dalam sehari selama pandemik.

Lokasi: Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat

Jam operasional selama normal baru: setiap hari pukul 09.00-15.00 WITA

Harga: Rp15.000

8. Air Terjun Mangku Sakti


Air terjun lainnya yang sudah kembali dibuka adalah Air Terjun Mangku Sakti. Warna airnya yang kebiruan jadi daya tarik utamanya. Warna tersebut berasal dari campuran belerang dan air. Aliran airnya sendiri berasal dari Danau Segara Anak di Gunung Rinjani.

Dijamin gak bakal bosan, berbagai aktivitas seru bisa kamu lakukan di sini. Mulai dari berkemah, berendam, dan bermain air. Dalam sehari, wisata ini hanya diperbolehkan menerima 90 pengunjung saja.

Lokasi: Desa Bilok Petung, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat

Jam operasional selama normal baru: setiap hari pukul 09.00-15.00 WITA

Harga: Rp10.000

Itulah beberapa destinasi wisata yang sudah kembali dibuka di Gunung Rinjani selama normal baru. Stay safe ya, patuhi segala protokol kesehatan, supaya liburan tetap aman dan nyaman.

Selasa, Juli 21, 2020

,

Info Travel -
Anak kecil biasanya sangat menyukai berwisata ke kebun binatang. Gak cuma bisa melihat kelucuan hewan-hewan, kebun binatang juga menjadi wisata edukasi yang menyenangkan. 

Meski kebun binatang tampak menyenangkan, ternyata banyak juga yang menyimpan cerita seram, lho. Penasaran di mana saja? Inilah beberapa kebun binatang di dunia yang paling angker!

1. Cincinnati Zoo, Amerika Serikat, terkenal dengan cerita singa gaib yang terdengar suara aumannya, tetapi tak terlihat. Kita pun seolah sedang diperhatikan saat melewati kawasan hutan


2. Houston Zoo, Amerika Serikat, punya cerita soal Hans Nagel sebagai penjaga kebun binatang pertama yang ditembak dan meninggal dunia. Kini, ia menjadi hantu gentayangan


3. Kebun Binatang Surabaya, Indonesia, sering terlihat penampakan macan putih di kandang babi rusa. Bayangan hitam kabarnya kerap terlihat bergelayutan di kandang reptil


4. Marwell Zoo, Inggris, memiliki rumah dari abad pertengahan di tengah kebun binatang. Konon, rumah ini dihantui Jane Seymour yang terkunci di dalam lemari hingga meninggal dunia


5. Longleat Zoo, Inggris, menjadi taman safari yang dihantui perempuan bernama Lady Louisa Carteriet. Kabarnya, ia bunuh diri karena suaminya membunuh pegawai kebun binatang yang dicintainya


6. Taronga Zoo, Australia, pun gak kalah seram dengan cerita misterinya. Ada penampakan laki-laki yang suka berkeliaran di kandang jerapah, hingga kucing hantu tak terlihat


7. Terdapat jembatan yang menghubungkan kebun binatang dan Inglewood di Calgary Zoo, Kanada. Terdengar suara anak kecil minta tolong yang kabarnya meninggal usai dari kebun binatang


8. Di tengah Edinburgh Zoo, Skotlandia, kamu bisa melihat rumah megah yang dibiarkan tak berpenghuni. Kabarnya, sering terdengar suara bayi menangis, padahal tak ada siapa pun


9. Kebun Binatang Bandung, Indonesia, konon dihuni jin penguasa yang sangat besar. Mereka tak suka kehadiran manusia yang menurutnya mengganggu


10. Groote Schuur Zoo, Afrika Selatan, merupakan kebun binatang yang telah ditinggalkan. Ada sisa jenazah manusia yang ditemukan di dasar lubang, kini gentayangan, lho!


Kamis, Juli 02, 2020

,


InfoTravel - Indonesia memiliki pesona alam yang beragam, termasuk danau cantik yang ada di beberapa daerah. Gak cuma cantik, ternyata Indonesia juga memiliki beberapa danau terbesar, lho. Ada 10 danau terbesar di Indonesia yang bisa jadi destinasi liburanmu selanjutnya. Simak ulasan berikut ini.

1. Danau Towuti di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, memiliki luas 561 kilometer persegi dengan kedalaman 203 meter


2. Danau Tempe di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, memiliki luas 350 kilometer persegi dengan kedalaman sekitar lima meter

3. Danau Poso di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, memiliki 323 kilometer persegi dengan kedalaman 450 meter. Ini adalah danau ketiga terbesar di Indonesia
4. Danau Sentarum di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, merupakan taman nasional seluas 275 km persegi dan kedalaman 8 meter

5. Danau Paniai ini berada di Kabupaten Paniai, Papua. Luasnya 195 kilometer persegi dengan kedalaman mencapai 50 meter

6. Danau Toba di Sumatra Utara ini adalah danau terindah sekaligus terluas. Danau terpopuler ini memiliki luas 1.130 kilometer persegi dengan kedalaman 550 meter

7. Danau Maninjau berada di Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Luas danau tektonik ini 99,5 kilometer persegi dengan kedalaman 165 meter

8. Ada pula Danau Singkarak di Sumatra Barat dengan pemandangan indah. Luasnya 107,8 km persegi dengan kedalaman hingga 268 meter

9. Danau Ranau berada di perbatasan Sumatra Selatan dan Lampung. Luas danau vulkanik ini 125,9 km persegi dengan kedalaman 299 meter

10. Danau Matano di Sulawesi Selatan ini disebut sebagai danau terdalam. Luasnya 164,1 kilometer persegi dengan kedalaman 590 meter

Itulah 10 danau terbesar di Indonesia. Kira-kira danau nomor berapa yang akan masuk bucket list untuk liburanmu selanjutnya?


Jumat, Juni 19, 2020

,

Gak cuma Tokyo yang terkenal di kalangan wisatawan mancanegara, Osaka pun menjadi destinasi wajib para turis yang berkunjung ke Jepang. Seiring dengan bertambahnya wisatawan yang datang, kunjungan ke Osaka pun kian meningkat.

Apalagi destinasi atau tempat wisata di Osaka semakin terdengar gaungnya. Beberapa destinasi wisata berikut ini wajib banget kamu kunjungi saat liburan ke sana.

1. Dotonbori


Cahaya lampu dan deretan billboard raksasa bisa kamu saksikan ketika mampir ke Dotonbori. Billboard milik Glico yang menampilkan seorang pelari pria sedang mengangkat kedua tangannya ke atas jadi salah satu spot favoritnya.

Tak hanya itu, banyak area wisata belanja dan kuliner yang akan kamu dapati di sana. Restoran dan toko pakaian berjajar estetik, benar-benar memanjakan mata.

2. Universal Studio Japan


Salah satu taman hiburan terkenal ini pun ada di Osaka. Kamu bisa menikmati berbagai wahana yang mengangkat konsep film-film Box Office. Misalnya Jaws, Harry Potter, Jurassic Park, serta Minion. Kamu juga bisa menikmati berbagai pertunjukan menarik di setiap sudutnya.

3. Akuarium Kaiyukan


Rasanya belum lengkap liburanmu di Osaka kalau tidak mampir ke salah satu akuarium terbesar di Jepang. Kaiyukan namanya.

Kamu bisa menemukan jutaan spesies satwa di sini. Bahkan, ikan hiu paus dan pari manta yang begitu besar pun ada di sana. Tangki terbesar di Akuarium Kaiyukan memiliki volume 5.400 meter kubik dengan kedalaman sembilan meter.

4. Umeda Sky Building


Mau menyaksikan keindahan pemandangan Osaka dari ketinggian? Mampirlah ke Umeda Sky Building ini.
Bangunannya yang begitu unik membuatnya terpilih sebagai 20 arsitektur terbaik di dunia versi majalah TIME. Naiklah hingga ke lantai teratas dan kamu akan tiba di Floating Garden Observatory. Panorama Kota Osaka dari atas gedung setinggi 173 meter ini bakal membuatmu takjub.

5. Bianglala Tempozan


Lokasinya berada di dekat dengan Akuarium Kaiyukan. Bianglala Tempozan memiliki tinggi kurang lebih 112 meter.

Menikmati gemerlap malam di Osaka dari ketinggian via bianglala bakal jadi pengalaman yang mengesankan. Kamu punya waktu 15 menit dalam sekali putaran bianglala.

6. Hozenji Yokocho

Suasana Osaka pada zaman dulu bisa kamu rasakan saat mengunjungi Hozenji Yokocho. Jaraknya tak begitu jauh dari Dotonbori, cukup tiga menit kalau berjalan kaki.

Sempatkan pula mampir ke Kuil Hozen-ji dan ucapkan permohonanmu di depan patung Mizukake Fudo yang dipercaya dapat mengabulkan permintaan.

7. Air Terjun Mino


Itulah ulasan mengenai rekomendasi 7 tempat wisata di Osaka Jepang yang wajib tuk kamu kunjungi.

Setelah menikmati suasana kota di Osaka, jangan lupa menikmati wisata alamnya. Meski agak jauh dari pusat kota, tetapi Taman Mino bisa jadi penutup liburan yang tak terlupakan.

Kamu perlu melakukan sedikit perjalanan untuk menaiki gunung hingga bertemu Air Terjun Mino. Waktu terbaik untuk mengunjungi air terjun ini adalah saat musim gugur.

Itulah beberapa rekomendasi tempat wisata di Osaka, Jepang, yang bisa kamu masukkan ke dalam bucket list liburanmu selanjutnya. Semoga pandemik segera berakhir, dan kita bisa liburan bebas tanpa was-was ya. Stay safe, guys!

Rabu, Juni 17, 2020

,

Info Travel - Adakah di antara kamu yang sedang berencana traveling ke Kepulauan Derawan? Jika iya, pastikan kamu menyisihkan banyak waktu untuk mengeksplorasi pulau Maratua, salah satu pulau yang menjadi bagian kepulauan di timur Kalimantan tersebut.

Pulau yang berada di Laut Sulawesi dan merupakan wilayah Kabupaten Berau, Kaltim ini menyimpan potensi bawah laut yang luar biasa cantik, lho. Sehingga gak heran kalau Maratua digadang-gadang sebagai salah satu surga penyelam terbaik di Indonesia.

Mau tahu gimana potret cantik pulau Maratua yang eksotis ini? Simak ulasan lengkapnya berikut, yuk!

1. Pulau Maratua dapat ditempuh dengan satu jam perjalanan dari pulau Derawan


Mencapai pulau Maratua tidaklah sulit. Kamu tinggal menyewa speed boat di pulau Derawan. Pulau Derawan sendiri merupakan pulau yang sering jadi home base para wisatawan yang ingin island hoping ke pulau-pulau di perairan Kepulauan Derawan, seperti pulau Maratua, pulau Kakaban, dan pulau Sangalaki.

Dari pulau Derawan, kamu membutuhkan waktu sekitar 50 menit hingga satu jam perjalanan laut untuk mencapai pulau Maratua. Jika cuaca sedang cerah, laut lepas yang berpadu dengan langit biru dan gumpalan awan putih bakal jadi pemandangan mengagumkan sepanjang perjalanan.

2. Pulau Maratua menawarkan banyak pilihan resort mewah


Meski pulau Derawan sering dijadikan home base para wisatawan yang berlibur ke kepulauan Derawan, gak sedikit pula yang memilih pulau Maratua sebagai tempat menginap mereka. Pasalnya, pulau Maratua menawarkan beberapa pilihan resort mewah di tepi pantai dengan view laut lepas yang menakjubkan.

Sebutlah Green Nirvana Maratua Resort, Noah Maratua Resort, Maratua Paradise Resort, dan Pratasaba Resort. Masing-masing menyediakan kamar untuk dua orang, namun ada pula resort yang menawarkan villa yang bisa menampung hingga 10 orang. Cocok banget buat kamu yang bawa rombongan.

Tarif per kamar per malam-nya bervariasi, yaitu mulai dari Rp1,2 jutaan, tergantung resort mana yang ingin kamu pilih dan jenis kamarnya. Tertarik menginap di resort mewah Maratua?

3. Laut lepas di sekitar pulau Maratua adalah surga penyelam yang menawan


Jika kamu gemar diving, maka pulau Maratua adalah destinasi tepat untuk melepas rindu pada kecantikan alam bawah laut. Perairannya yang berwarna pirus menjadi habitat beragam jenis spesies ikan, penyu, belut, terumbu karang, dan fauna laut lainnya.

Setidaknya ada 21 pilihan dive sites yang bisa kamu kunjungi di perairan pulau Maratua. Beberapa di antaranya yaitu Coral Garden, Turtle Traffic, South Face, Sponge Reef, House Reef, Mid Reef, Fuselier Paradise, dan East Wall.

Namun, jangan khawatir bagi kamu yang belum punya diving license. Kamu masih bisa menikmati pesona bawah laut pulau Maratua dengan snorkeling. Tarif sewa peralatannya sekitar Rp40 ribu saja.

4. Kamu bisa uji adrenalin dengan menyelam di Goa Halo Tabung


Masih ada satu spot lagi di pulau Maratua yang pantang kamu lewatkan, yaitu bernama Goa Halo Tabung. Alih-alih berbentuk gua pada umumnya, Goa Halo Tabung rupanya lebih mirip danau berbentuk seperti tabung yang dikelilingi tebing.

Wisata tersembunyi ini bisa ditempuh selama kurang lebih 20 menit menggunakan speed boat dari dermaga utama pulau Maratua. Namun, dari loket penjualan tiket, kamu masih harus trekking sejauh sekitar 50 meter menembus hutan untuk benar-benar tiba di lokasi Goa Halo Tabung.

Di spot ini, kamu bisa menguji adrenalin dengan melompat dari tebing yang mengelilingi gua setinggi kurang lebih 5 meter dan menyelam ke dalamnya. Goa Halo Tabung sendiri konon memiliki kedalaman mencapai 35-40 meter. Yang unik, meski di dalam hutan, air di Goa Halo Tabung ternyata rasanya asin, lho.

5. Sunset di pulau Maratua adalah salah satu yang terbaik


Gak akan lengkap mengunjungi pulau Maratua tanpa sempat menyaksikan keindahan sunset-nya. Dari dermaga pulau atau dari resort tempat kamu menginap, kamu harus berburu senja di Maratua karena pesonanya bak lukisan. Lampu-lampu temaram di sekitar pantai makin menambah syahdu suasana. Duh, makin gak pengin pulang, deh.

Nah, itulah beberapa potret cantik pulau Maratua di timur Kalimantan. Cuma lihat fotonya saja pasti gak akan puas. Makanya, segera bikin agenda untuk liburan ke sana, yuk!

Jumat, Juni 12, 2020

,

Info Travel - Seperti halnya Indonesia, wisata di Thailand juga menawarkan banyak sekali candi yang worthy untuk dikunjungi. Tepatnya di kota Ayutthaya yang terletak 80 kilometer di utara kota Bangkok, kamu bakal disuguhi wisata sejarah candi Buddha dengan segala keistimewaannya.


Nah, kalau kamu suka menjelajah candi dan Ayutthaya menjadi destinasi liburanmu saat ke Thailand, maka lima candi berikut wajib masuk bucket list-mu. Simak baik-baik dan jangan lupa bookmark artikel ini, ya!

1. Wat Phanan Choeng Worawihan


Candi pertama yang bisa kamu kunjungi adalah Wat Phanan Choeng Worawihan. Candi ini terletak di sisi timur sungai Chao Phraya dan didirikan pada abad ke-14. Atraksi utama Wat Phanan Choeng Worawihan adalah patung Buddha bernama Luang Pho Tho yang memiliki tinggi mencapai 19 meter.

Saat mengunjungi Wat Phanan Choeng Worawihan, pastikan kamu memerhatikan larangan menginjak area di sekitar patung Budha tadi.

2. Wat Maha That


Selanjutnya adalah Wat Maha That, sebuah candi dengan kuil yang paling banyak dikunjungi wisatawan di Ayutthaya. Daya tarik Wat Maha That terletak pada sebuah patung kepala Buddha yang tertanam di sela-sela akar pohon banyan.

Sayangnya, Wat Maha That hanyalah sebagian dari keseluruhan bangunan candi yang didirikan pada tahun 1374. Sebab di tahun 1767, kerajaan Burma sempat memporak-porandakan Ayutthaya dan membakar Wat Maha That.

3. Wat Yai Chai Mongkhon


Dari Wat Maha That, beralihlah ke komplek candi berikutnya, yaitu Wat Yai Chai Mongkhon. Meski area komplek candi gak seluas candi-candi lainnya, namun ada satu hal menarik yang menjadikan Wat Yai Chai Mongkhon tersohor, yakni keberadaan reclining Buddha atau patung Buddha yang sedang berbaring.

Panjangnya sekitar 7 meter dan dibalut dengan jubah safron berwarna oranye. Patungnya sendiri dibangun menghadap ke timur dan sering disebut sebagai Wihan Phra Phuttha Saiyat.

Selain patung reclining Buddha, adanya stupa berukuran besar dan tinggi di Wat Yai Chai Mongkhon juga menjadi ciri khas komplek ini dan merupakan landmark Ayutthaya.

4. Wat Phra Si Sanphet


Dikenal sebagai candi paling suci di Ayutthaya, komplek Wat Phra Si Sanphet adalah bucket list selanjutnya. Kecantikan Wat Phra Si Sanphet terletak pada deretan tiga buah chedi atau stupa berbentuk lonceng berukuran besar.

Lokasi Wat Phra Si Sanphet berada di dalam Royal Palace. Kabarnya, komplek Wat Phra Si Sanphet menjadi kuil percontohan untuk pembangunan Kuil Emerald Buddha di Bangkok.

5. Wat Chaiwatthanaram

Terakhir adalah Wat Chai Watthanaram, candi di Ayutthaya yang letaknya berada di sisi barat sungai Chao Phraya. Candi ini menjadi destinasi favorit pengunjung karena kecantikan konstruksinya. Wat Chai Watthanaram memiliki 8 chedi yang mengelilingi bangunan utama bergaya Khmer.

Jika kamu datang saat sunset menjelang, kamu berkesempatan menikmati bangunan candi yang bercahaya disinari lembutnya sinar mentari senja. Mau?

Itulah tadi lima candi paling cantik di Ayutthaya, Thailand yang worthy banget untuk kamu kunjungi. Luangkan waktu dari pagi sampai sore biar kamu bisa mendatangi semua. Selamat berlibur!